~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~The Word Inside the Word~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Showing posts with label lain lain. Show all posts
Showing posts with label lain lain. Show all posts

Dear AFIBS



I miss you....





Without you
I live it up a little more every day
Without you
I'm seeing myself so differently
I didn't wanna believe it then
But it all worked out in the end
When I watched you walk away
Well I never thought I'd say
I'm fine
Without you

Hebatkah aku?




Hebatkah aku dalam berbicara jika sekadar yang terluah hanya bait dari kerasnya lidah.
Hebatkah aku berintonasi melontar segala yang terpendam dari hati untuk memuaskan diri dan akal fikiran berpaksi tuduh hanya diri yang betul.
Hebatkah aku bersyarah jika sememangnya hujahku tidak pernah kukuh untuk menjadi shahih.
Hebatkah aku???

Sungguh aku kelihatan hebat, bila mampu menafsir apa yang tersembunyi dek hati sehingga tiada yang mampu memahami melainkan aku perlu mengubah kejahatan yang berpaksi lama dalam diri

back to the school

Bismillahirrahmannirrahim.....

kembali ke sekolah.. Di saat-saat ke'busy'an melanda diri aku cuba juga menghadirkan penceritaan dengan entry yang terlalu peribadi dan bersifat Diary. Aku menulis penuh kebingungan samaada aku akan publish nanti atau simpankan saja sebagai draf.. (baik tak payah buat kan)
entahlah...lihatlah nanti.


Apa sebenarnya yang aku mahu sampaikan?
.................kosong..................

Ini memang entry mengarut yang menyimpang dari wadah kebiasaannya, tanpa perlu ada perkongsian ataupun bimbingan nasihat yang perlu dikutip menjadi ibrah apatah lagi ditafsir untuk dirungkai segala permasalahannya.

aku tahu, satu yang tak berubah ialah ayat yang panjang berjela dan berbelit-belit bicaranya.
begitulah...

ya Allah, andai mampu ku zahirkan lakaran yang bermain di minda dalam hidup.. alangkah bahagianya.

Terlalu banyak aku bermimpi dan berkata-kata yang tak pernah cukup...
aku bermimpi seperti diawang-awangan sehingga aku masih belum bisa percaya
yang aku akan kembali ke sekolah....!! sekolah yang cukup dewasa bagiku dengan fail-fail yang dikepit di lengan. dengan buku-buku setebal kamus Oxford dan beratus-ratus anak tangga yang perlu di lalui untuk sampai ke tempat kuliah.
ah....tangga-tangga kejayaan.....hehehe.

aku mengeluh?... tidak...

bukankah kita telah lama perlu kembali kepada fitrah dan MOTIF utama kenapa kita diciptakanNYA.
bersusah-susah dahulu dan bersenang lenang kemudian...orait

jadi....cik ROSITAH BINTI MAJIN
tabahkan hati dalam pendakian menuntut ilmu.
ceChayo...ceChayo...ceChayo


Dari Anas bin Malik r.a., katanya: Rasulullah s.a.w. bersabda: "Menuntut ilmu adalah satu fardu yang wajib atas tiap-tiap seorang Islam."

Perlukah Cinta???


Perlukah cinta???
Mungkin kerana cinta kita bahagia...sampai bila bahagia???
Selamanya???
Atau sekadar cuma beberapa ketika??? Apa yang menjadikan kita gila??? Itu adalah cinta...
Cinta sekadar mungkin tidak gila...tapi siapa yang menggilakan kita??? Cinta??? Atau kita yang menggilakan cinta???

Cinta banyak berkorban kerana itu cinta makin berani berkata-kata...awak cintakan saya??? itu cinta??? atau itu gila??? Cinta telah semakin berani dengan mempersendakan hukum cinta sejati...apakah cinta??? Cinta itu buta??? Cinta itu tak kenal siapa??? Tapi kenapa ada yang mengatakan 'Tak Kenal Maka Tak Cinta'??? Cinta semakin hebat bila suka sama suka...Cinta makin menjadi bila sama-sama hanyut bersama lautan cinta...apakah cinta itu salah??? atau cinta itu alpa??? Cinta semakin gila bila bersama-sama...Apakah cinta itu salah??? Cinta semakin bergelumang dengan noda dan dosa...ya cinta itu salah...tapi apakah cinta itu salah??? Tidak...cinta tidak salah...yang salah adalah kita...

Mungkin kerana bukan kerana cinta...tapi kerana kita...yaa...kita lupa Mencintai Allah s.w.t yang telah Menciptakan kita dan juga seluruh alam semesta...maka marilah mendapatkan cinta Allah semoga kita semua  
bahagia selama-lamanya...marilah kita mencintai Allah s.w.t dan Rasul-RasulNya...

Perlukah cinta??? Ya...kita perlukan Cinta Allah kepada kita...Allahuakhbar...kami perlukan cintaMu ya Allah...




Tahukah anda.. tentang kebetulan?





PERNAHKAH … Saat kau duduk santai dan menikmati harimu, tiba-tiba kamu terpikirkan ingin berbuat sesuatu kebaikan untuk seseorang?

Itu adalah Allah …
Yang sedang berbicara denganmu dan mengetuk hatimu …


“Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan-bisikan mereka, kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah, atau berbuat ma’ruf, atau mengadakan perdamaian di antara manusia. Dan barangsiapa yang berbuat demikian karena mencari keredhaan Allah, maka kelak Kami memberi kepadanya pahala yang besar …” (QS. 4 :114).

“Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.” (QS 2 :195).

“Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik, kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.” (QS 28 :77).



Pernahkah …
Saat kau sedang sedih … kecewa … tetapi tidak ada orang di sekitarmu yang dapat kau jadikan tempat curahan hati?

Itulah saatnya di mana Allah … ingin agar kamu berbicara padaNYA …


“Ya’qub menjawab: “Sesungguhnya hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku, dan aku mengetahui dari Allah apa yang kamu tiada mengetahuinya.” (QS. 12 :86).



Pernahkah …
Kamu tanpa sengaja memikirkan seseorang yang sudah lama tidak bertemu dan tiba-tiba orang tersebut muncul atau kamu bertemu dengannya atau menerima telepon darinya?
Itu adalah Kuasa Allah yang sedang menghiburmu. Tidak ada namanya kebetulan …

“Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.” (QS. 3:190-191).


Pernahkah …
Kau berada dalam situasi yang buntu semua, terasa begitu sulit, begitu tidak menyenangkan … hambar … kosong … bahkan menakutkan …?


Itu adalah saat di mana Allah Swt. mengizinkan kamu diuji, supaya kamu menyedari KewujudanNYA. Kerana Dia tahu kamu sudah mulai melupakanNYA dalam kesenangan …

“Dan sesungguhnya Kami benar-benar akan menguji kamu agar Kami mengetahui orang-orang yang berjihad dan bersabar di antara kamu, dan agar Kami menyatakan (baik buruknya) hal ihwalmu.” (QS. 47 :31).
“Dan Sesungguhnya Kami merasakan kepada mereka sebahagian azab yang dekat (di dunia) sebelum azab yang lebih besar (di akhirat), mudah-mudahan mereka kembali (ke jalan yang benar).” (QS. 32 :21).


Sering Allah Swt menunjukkan KASIH-SAYANG dan KUASANYA di dalam area, di mana saat manusia merasa dirinya tak mampu.
Apakah kau pikir tulisan ini hanya kebetulan terbaca olehmu …?
TIDAK! Sekali lagi TIDAK ada yang kebetulan …


Beberapa saat ini tenangkanlah dirimu …
Rasakan kehadiran-Nya …


Dengarkan suara-Nya yang berkata: “Jangan Khawatir, AKU ada disini bersamamu ..!”
“Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk syurga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: “Bilakah datangnya pertolongan Allah?” Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.” (QS. 2 :214).

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (QS 2 :186).

“Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya.” (QS 50 :16).

Tersenyumlah …
ALLAH KNOWS what is the BEST for you ..
Because ALLAH loves you more than you love yourself …

“Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (QS. 2 :216).

“Katakanlah: “Kepunyaan siapakah apa yang ada di langit dan di bumi.” Katakanlah: “Kepunyaan Allah.” Dia telah menetapkan atas Diri-Nya kasih sayang. Dia sungguh akan menghimpun kamu pada hari kiamat yang tidak ada keraguan padanya. Orang-orang yang meragukan dirinya mereka itu tidak beriman.” (QS. 6 :12).


Wallohu A’lam Bishshowwaabb. [sudah tahukah anda]









Cabut gigi kerana Rasulullah SAW

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
entry pertama dibulan puasa tahun ni, aku kembali hanya untuk mendendangkan sebuah kisah Hamba Allah yang begitu besar cintanya kepada Nabi Muhammad SAW. Sebahagian dari kita mungkin tahu dan masih ingat kisah ini, sengaja aku memautkan ingatan sebentar betapa indahnya cinta itu. Ingatkan kalian pemuda yang bernama Uwais al-Qarni, dirinya cukup terkenal dan namanya seringkali menjadi sebutan penduduk langit kerana martabatnya yang tinggi disisi Allah hanya. Subhanallah


PADA zaman Rasulullah SAW berlaku sebuah kisah seorang hamba Allah yang hidup penuh takwa. Dia menyara hidup dengan memelihara unta kepunyaan saudaranya di sebuah daerah di Qarni.Sehinggalah pada suatu hari Uwais al-Qarni yang duduk seorang diri menerima khabar Rasulullah SAW sedang berhadapan dengan peperangan Uhud.

Dia mendapat tahu bahawa gigi Rasulullah SAW patah dalam pertempuran itu. Bagaimanapun, dia tidak tahu bagaimana dia boleh menerima berita itu.Kerana pada ketika itu tiada seorang pun yang menghantarkan berita kepadanya. Dia yang hidup dalam kesucian menerima berita itu secara ghaib.Selepas mendapat berita itu, Uwais mencabut sebatang giginya untuk merasai sendiri betapa sakit yang ditanggung oleh Rasulullah SAW yang mengalami kepatahan gigi. Begitulah besarnya rasa cinta Uwais terhadap Baginda.

Berdasarkan riwayat, Uwais hanya bertemu sekali dengan Rasulullah SAW iaitu ketika Baginda berangkat ke medan Perang Uhud. Dia bukan saja menjaga unta saudaranya malah terpaksa menjaga ibunya, kerana itulah dia tidak dapat bertemu dan mengikuti Baginda sekali lagi dalam medan perang.

Bagaimanapun, dia sempat meninggalkan pesanan kepada isteri Rasulullah SAW bahawa dia akan datang untuk menemui Baginda. Apabila Rasulullah SAW pulang dari medan peperangan Baginda pun bertanya kepada isterinya adakah sesiapa yang datang hendak menemuinya. Isteri Rasulullah SAW pun menyampaikan pesanan Uwais."Adakah engkau melihatnya," tanya Rasulullah SAW. Jawabnya: "Saya hanya melihat belakangnya.""Maka Rasulullah SAW bersabda: "Engkau akan masuk syurga kerana memandangnya begitu."Ketika Rasulullah SAW berada di katilnya ketika saat akhir hayatnya, Rasulullah SAW berpesan kepada isterinya supaya baju yang sedang dipakainya itu diberikan kepada Uwais.

Saidina Umar dan Ali sentiasa bertanya kepada orang ramai sekiranya ada di antara mereka di situ yang berasal dari Qarni.Tiba-tiba seorang lelaki tampil ke hadapan dan menyatakan kesanggupannya untuk membawa kedua-dua sahabat itu ke wilayah Qarni.Kemudian mereka berangkat ke Qarni dan menanyakan penduduk di situ nama yang disebutkan Rasulullah SAW.

Penduduk kampung terkejut apakah sebabnya dua sahabat besar Baginda hendak menemui pengembala unta yang tidak terkenal dan dikatakan gila itu. Apabila tiba di rumah Uwais, dia sedang khusyuk sembahyang. Selepas selesai dia ternampak dua sahabat itu sedang memerhatikannya dan berkata: “Sesungguhnya inilah kali pertama ada orang melihat aku bersembahyang." Kedua-dua sahabat memperkenalkan diri selepas memberi salam kepadanya.

Sahabat bertanya kepada Uwais: "Jika tuan sayang kepada Rasulullah SAW mengapa tuan tidak selalu menziarahinya ketika dia masih hidup". Uwais tidak menjawab pertanyaan sahabat itu sebaliknya dia bertanya pula sama ada mereka turut menyertai Baginda ke Perang Uhud. Jika benar turut sama bertempur adakah mereka tahu gigi Rasulullah SAW yang mana satukah yang patah dalam pertempuran itu.

Saidina Umar tertarik dengan kesederhanaan pemuda itu lalu meminta Uwais mendoakannya. Uwais menyatakan setiap kali selepas dia sembahyang dia tetap mendoakan keampunan dan kesejahteraan untuk semua kaum Muslimin."Sekiranya engkau takwa kepada Allah dan mentaati segala ajaran rasul-Nya, maka engkau akan terima berkat doaku di akhirat kelak."Kedua-dua sahabat itu kemudian meninggalkan tempat itu dengan perasaan puas selepas berjaya menemui dengan orang yang disebutkan Rasulullah itu. Uwais adalah orang yang tidak dikenali oleh penduduk dunia tetapi besar kedudukannya di sisi penduduk langit.

Bauan najisnya menjadi seharum kasturi

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..

Entry hari ni sekadar berkongsi sebuah cerita yang mungkin anda pernah dengar, tapi tidak ada salahnya kan kita kembali memautkan ingatan untuk mengutip hikmah dan pengajaran yang ada. InsyaAllah..



-Kisah pemuda yang takut zina-

ianya berkenaan seorang pemuda yang tampan dan segak yang cuba diperdaya dan digoda oleh seorang wanita yang telah lama menaruh hati kepadanya. wanita tersebut telah menjerat pemuda itu dengan mengugut jika pemuda terbabit tidak mengikut perintahnya (berbuat zina) .. wanita itu akan menjerit meminta tolong agar semua penduduk tahu bahawa pemuda itu berniat tidak baik terhadapnya.


namun, pemuda tersebut yang tulus hatinya telah mendapat satu idea dimana pemuda itu meminta izin untuk pergi kebilik air dan dalam masa yang sama, pemuda itu menyuruh wanita itu bersiap-siap. pemuda itu menbuang air besar dan melumurkan najisnya keseluruh badannya. alangkah terkejutnya wanita itu dan dengan rasa jijik, pemuda tersebut dihalau.

setelah terlepas daripada keadaan itu, pemuda tersebut ingin pulang ke rumah untuk membersihkan diri dan dalam masa yang sama, azan juga berkumandang. dengan bauan yang tidak enak ditubuhnya setelah membersihkan diri tadi, pemuda itu terus menuju ke masjid untuk menunaikan solat fardhu.

Setelah selesai solat, pemuda itu menjadi panik apabila semua mata para jemaah tertumpu ke arahnya. Dalam keadaan tersipu-sipu ia mohon maaf. Apabila ia ingin beredar, jemaah masjid mengerumuninya dan bertanya kepadanya dari mana ia mendapat bauan yang sangat wangi itu. Semua ahli jemaah dapat mencium bauan kasturi yang semerbak harumannya.

Dikatakan bahawa bauan itu kekal dalam diri pemuda itu sampai akhir ajalnya. Ia di kenali dengan panggilan Abu Bakar “Al Miski” bermaksud Pemuda Kasturi.

Ingatlah, apabila seseorang melakukan zina ia terjerumus dalam najis dosa yang amat jijik di sisi Allah. Tapi sebelum itu, apabila hatimu tergerak untuk melakukan zina, ia sudah terlebih dahulu terpalit noda walaupun kamu tidak melakukannya. Itulah zina hati namanya. KUATKANLAH HATIMU DENGAN AYAT-AYAT SUCI DARINYA.

takutlah dengan azab Allah
"lahirkanlah keikhlasan dihatimu"

wallahualam Bissawab

Lelaki yang dirindui_ Syabab Musafir kasih

salam pertemuan, 

Kalau anda kenal dengan penulis Fatimah Syarha Mohd.Noordin, anda pasti kenal dengan karya-novelnya yang cukup hebat bertajuk ''Syabab Musafir Kasih''. Tapi kali ini aku bukan ingin bercerita tentang jalan cerita mahupun sinopsis Syabab, cuma ingin berkongsi sebuah puisi menarik yang dipetik dari novel tersebut. (kalau mahu tahu ceritanya, sila baca novel...hehe) 
Puisi ini menampilkan situasi realiti pemuda akhir zaman, ia cukup sinis memberi bibit-bibit kesedaran dan motivasi kepada insan yang bernama lelaki. 

ayuh jom.. hayati bersama...



Dulu
Bila disebut lelaki
Wanitanya mendongak megah
Lelaki kami Asadullah, Saifullah
Tokoh ramai tak terkira


Kini,
Bila disebut lelaki
Wanitanya menunduk lemah
Tokoh kami sedikit sekali
Ramainya boneka Yahudi


Dulu,
Bila disebut lelaki
Wanitanya tenang di hati
Lelaki kami menjaga, melindungi


Kini,
Bila disebut lelaki
Wanitanya mahu cabut lari
Lelaki khianat , perogol bersiri


Dulu,
Bila seorang wanita teraniaya
Sepasukan kuda putih membela
Al-Mu'tasim kebanggaan wanita


Kini,
Ramai wanita suci dipenjara
Diperkosa minta dibela
Lelaki tunduk tak bertenaga


Dulu,
Bila wanita di bawah jagaannya
Lelaki memagari sehabis daya
Tiada siapapun berani menggoda


Kini,
Bila wanita di bawah jagaannya
Lelaki tak kisah auratnya terbuka
Wanitanya dibiar bebas, binasa


Dulu,
Lelaki menggadai harta dan nyawa
Untuk mengangkat kemuliaan agama


Kini,
Lelaki menggadai ketinggian agama
Demi nafsu , dunia dan seisinya


Dulu,
Lelaki bermatian mencipta sejarah
Kental berjihad , tekun berdakwah


Kini,
Lelaki hanya menyanjungi sejarah
Diri bermalasan, tenaga tak dikerah


Dulu,
Lelaki memperjuangkan Deen dan Ummah
Al-Farouq , Zunnurain mati terbunuh


Kini,
Lelaki memperjuangkan diri dan kroninya
Hingga sanggup membunuh


Dulu ,
Lelaki bersatu menghadapi musuh
Angkatannya kuat dan teguh


Kini,
Lelaki berpuak dan berpecah
Sesama sendiri saling bertelingkah
Kembalilah lelakiku
Pada kelelakianmu
Kami rindukan lelaki dulu
Acuan Madrasah Rasul


ambil yang jernih, buang yang keruh..
sekadar perkongsian.. jap nanti aku akan cari tentang 'wanita' pulak..
yang penting jaga diri hiasi peribadi. Lelaki atau wanita masing-masing berperanan sebagai pembela agama dan bangsa. Ayuh perbaiki diri lagi, pengajaran untuk diri juga. yeah...

p/s: mengambil kesempatan mengucapkan penghargaan terima kasih buat admin ke-2 BNM.. Zack Hazze, terima kasih kerana sudi melemparkan idea penulisan anda disini. Jangan lupa hayati puisi tu baik2 yea..

Dari sebuah novel cinta antara dua darjat

Assalamualaikum,
sedari begitu lama aku bercuti menulis entry, aku kembali dengan keterujaanku setelah habis membaca sebuah novel lama yang bertajuk ''Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck''. Novel yang berunsur Islamic yang begitu popular hasil karangan  Hamka atau nama sebenar beliau Haji Abdul Malik bin Abdul Karim. Sebenarnya dah lama aku berhajat menulis entry tentang ni, hari ini barulah terlaksana.



Pertama kali dicetak pada 1937, buku ini telah diulang cetak beberapa kali. Orang tua ku pernah beritahu, ''kalau mahu membaca novel, cuba baca karangan Hamka yang tajuknya Tenggelamnya kapal Van Der Vijck..tiga, empat kali kamu baca..kamu pasti akan menangis"
-ni mak aku yang cakap. hehe.

Waktu tu aku tak berapa endah sangat cerita-cerita novel ni, alasan bagi aku 'tak mau ditipu oleh buku'..yelah bila tau cerita macam sedih-sedih ni tak mau lah layan. Tapi ni lah novel pertama yang buat aku bagai melayang-layang diangkasa (metafora rasa ke'best'an la tu)
bukan apa, hasil tulisan novel ni ditulis begitu rapi dan cantik sekali dengan ayat-ayat yang begitu indah...  

Example:

''sekiranya kau bertemu denganku ditengah jalan, tanpa memperdulikan kata-kata orang, aku akan menyimpuh dihadapanmu. seandainya kau tak peduli juga lantaran kebencian memenuhi hatimu, aku akan mengikut kemana saja langkahmu..kerana sekurang-kurangnya kau toleh juga aku dibelakang''


menarik kan maksudnya?..hihi.
jom baca...

ok, sedikit sinopsis yang dicopy dari wikepidia,

Buku ini mengisahkan cinta tidak kesampaian seorang pemuda kampung miskin yang tidak punya saudara bernama Zainuddin terhadap seorang gadis daripada keluarga ternama bernama Hayati. Namun cinta mereka tidak mendapat restu keluarga Hayati. Pinangan Zainudin ditolak, dan Hayati dijodohkan dengan pemuda pilihan keluarga bernama Aziz yang dikatakan lebih layak.



Penangan Van der vijck, banyak ayat terbaik dalam novel ni aku salin dekat privacy note. hehehe..


Saat Kesedihan Datang

As'salam semua...Zack mendapat kebenaran untuk menulis di blog anahiettahafibs.blogspot.com ni oleh ita...iaitu pemilik blog ini...ucapan ribuan terima kasih buat ita kerana sudi memberi Zack peluang untuk menulis di sini...

Ok laa gang semua buat pertama kalinya Zack menulis di ruangan ini...Zack ingin kongsikan video yang mampu buat kita sedar betapa Allah amat menyayangi kita dan sentiasa bersama hambaNya walaupun hambaNya berada dalam saat kesedihan...

Hayatilah video ini...




kita yang mana satu

 ✿•••بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــمِ ••


 assalamualaikum, bertemu kembali,,hihi
balik kampung memang best, lagi best dapat kembali ke Taski...budak-budak rindukan ku..(ayat perasan saja)..
okey, jom bermotivasi kan diri dengan membaca cerita ni. tentang "Memberi lebih baik dari yang menerima".
pernah baca kan?... apakata baca lagi
(tetiba malas mau bagi description panjang-panjang, Alhamdulillah kalau ada yang membaca. hehe)


Kelihatan seekor ulat bergoyang-goyang ditiup angin di celah dedaunan hijau.

"Apa khabar daun hijau!" sapa ulat kecil tersebut.

Tersentak daun hijau lantas menoleh ke arah suara yang datang.

"Oh kamu, ulat. Badanmu kelihatan kurus dan kecil, mengapa?" soal si daun hijau.

"Aku tidak mempunyai daun untuk dijadikan makananku, bolehkah engkau membantuku wahai sahabat!" tanya si ulat kecil.

"Boleh! Boleh! Datanglah ke mari!" kata daun hijau.

Daun hijau terfikir, jika dia memberikan sedikit daun ini untuk makanan si ulat, dia akan tetap hijau. Hanya akan kelihatan berlubang-lubang.. tetapi tak mengapalah!

Perlahan-lahan si ulat kecil menggerakkan tubuhnya menuju ke daun hijau. Setelah makan dengan kenyang, ulat kecil berterima kasih kepada daun hijau yang telah merelakan sebahagian tubuhnya menjadi makanan si ulat.

Ketika si ulat mengucapkan terima kasih kepada sahabatnya yang penuh kasih dan pengorbanan itu ada rasa kepuasan mendalam dalam diri daun hijau.

Sekalipun tubuhnya kini berlubang di sana sini, namun dia bahagia dapat melakukan sesuatu bagi si ulat kecil yang lapar.

Tidak lama kemudian, ketika musim panas datang, daun hijau menjadi kering dan berubah warna. Akhirnya ia jatuh ke tanah, disapu orang dan dibakar.

Demikianlah kehidupan kita.. hidup hanya sementara, kemudian kita akan mati. Jadikanlah sifat berkorban sebagai sesuatu yang menyenangkan dan membahagiakan semasa kita hidup di dunia.

Yang manakah, yang sering kita lakukan, menjadi ulat yang
 menerima kebaikan orang atau menjadi daun hijau yang senang memberi ……?


p/s: tengok blog aku, hijau kan?..kan?... oke..itu saja..biarpun aku tau takda kena mengena..

assalamulaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ini pilihanku

✿•••❤•بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــمِ •❤••

(amaran : sama sekali tidak sesuai dijadikan bahan bacaan...hehe)

Hari ini terasa mau buat entry bersifat diari pulak, 
mungkin ini adalah entry terakhir selama aku berada di Wilayah Persekutuan. InsyaAllah esok, aku akan kembali ke tanah air..(ewah..macam perajurit pula)

baiklah, bila dah sampai kampung maka blog ini akan semakin-makin sepi lah ia. Mungkin aku akan update blog seminggu sekali, dua minggu dan boleh jadi jugak sebulan sekali. uis..sibuknya, macam menteri engkau...
alasan??..erkk..rahsia...

Sukar sebenarnya hendak membuat pilihan. selesai pembelajaran, selasa lepas aku ada menghadiri panggilan temuduga jawatan kerani akaun di sebuah syarikat swasta  di wilayah ini. Mula-mula bersemangat juga aku untuk berharap agar diterima bekerja lagipun memang impian aku juga untuk bekerja dalam pejabat. hehe..
Tapi, ntah...waktu ditemuduga tu tiba-tiba hati berbelah bagi teringat harapan mama yang mahu aku balik kampung menemaninya.
soalan-soalan si penemuduga aku jawab endah tak endah, dalam hati berkata ''harap-harap lah aku tak dipilih'', padahal aku tahu bukan cuma aku seorang yang datang untuk ditemuduga.

Tapi sudah namanya rezeki jugak hari yang sama telefonku berdering..
''Hello..cik,, (namaku disebut)
''ya..saya.."
''Cik macamni, kami sudah buat keputusan dan cik berjaya diterima bekerja, besok cik start kerja lah..ok jam 8 pagi, nanti ada orang yang bawa cik pergi buat ujian operator..ok"

........................tet ........................
aku tak sempat membalas apapun, talian dimatikan begitu saja..cakap 'ok' pun tak sempat apalagi mau bagi alasan-alasan lain.
Ya Allah ini satu kejutan yang memang tak disangkakan. Begitu cepat sekali, memang tak bersedia.. Rasa diri dalam dilema dan bingung hendak membuat pilihan. Antara membalas kebaikan orang (kakak dan abang ipar yang banyak membantu aku dan berharap aku terima kerja tu) dan (harapan mama di kampung). Biarpun aku tahu mama takkan menghalang aku jika bekerja disini, tapi wajah sayunya berlegar-legar difikiranku, yelah..sebab aku dah janji dengan dia, minggu ni aku balik.

sayang hendak dilepaskan, sebab terasa mau ambil pengalaman bekerja..hendak ditangguh pun tak boleh, akhirnya Fikir fikir, bincang-bincang, istikharah semua... rezekiku bukan disitu.
Lagipun aku terima alasan lain, persekitaran, pergaulan mungkin tu menambah lagi berat penerimaanku. Majikan yang berbangsa cina dan kebanyakan pekerjanya juga bukan muslim. Sebenarnya aku boleh bergaul dalam mana-mana manusia pun di dunia ni tapi ntahlah, seolah berat sangat rasanya hati. Aku teringat soalan kak Nor "dekat sana ada ruangan solat ke, surau ke dekat-dekat pejabat tu?" -''Tak tau lagi kak, mungkin adalah kot, tapi kalau surau takda pulak..yang pasti tokong ada"... ''hehehe...amboi, ikut kata hati adik la, apapun pilihan ita..semua ada hikmah disebaliknya..jangan sedih-sedih tau, fikir baik-baik...bincang ngan kakak apa semua..yea"

Jadi inilah keputusan aku, lepaskan pilihan untuk bekerja itu..
waktu yang sama aku menerima mesej dari kak Nor lagi, dan ia cukup menyentuh hatiku:



''adikku syg...
tiada yg perlu dirimu khuatirkan atau kesalkan mengenai pilihanmu...
yakinlah syg, pilihan yg dibuat berlandaskan kepentingan agama tidak akan mendatangkan kerugian...
yakinlah sygku sesungguhnya Allah tdk akan membiarkan hambanya yang beriman terumbang ambing tanpa hala tujuan.......
setiap yg berlaku ada hikmahnya kan ;)
tenangkan hati tue + senyum2 selalu :)''

setiap kata-katanya sangat berbisa..terima kasih mendidikku akak.. 'walaupun akak jauh dimata tapi dekat dihati..selamanya InsyaAllah' :)



dan aku percaya....:)



..................................................

sambut hari lahir ikut kalendar islam

✿¸.•••بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــمِ •❤•❤¸.

Mari kita mulakan sambut hari lahir ikut kalendar islam


~Share
Apa rasionalnya sambut hari lahir ikut kalender hijrah ni? Sebelum tu aku nak tegaskan definasi sambut hari lahir bagi aku sendiri. Aku ni bukan type orang yang beli kek, tiup lilin, suruh sahabat handai beri hadiah dan sebagainya ketika menyambut hari lahir. Pada aku sambut hari lahir hanyalah mengingati hari kelahiran kita dan menyedari bertambahnya usia kita dan mensyukuri segala masa yang Allah dah berikan kepada kita selama ini. That's it. Dan amalam meniup lilin di atas kek itu sendiri sangatlah aku tentang kerana ia menyerupai amalam kaum majusi yang menyembah api.

Apa rasionalnya sambut hari lahir ikut kalender hijrah ni? Saja. Kita sendiri tak pernah sambut Maulidur Rasul pada setiap 20hb April kan? Sebaliknya kita sambut pada setiap 12 Rabiulawal. Kedua, kalau kita sambut hari kelahiran kita ikut kalender hijrah, beerti setiap tahun hari lahir kita pada hari yang berbeza jika dibandingkan dengan kalender masehi. Ketiga, aku rasa sebagai orang Islam, maka wajarlah kita memartabatkan kalender hijrah lebih dari kalender masehi paling tidak untuk hal-hal yang bersangkutan dengan diri kita sendiri. Sambut puasa ikut bulan Islam, sambut raya ikut bulan Islam, buat haji ikut bulan Islam, jadi kan cantik kalau hari lahir pun sambut ikut bulan Islam?

So mula-mula kita kena convertkan tarikh lahir kita ke tarikh mengikut kalendar Hijrah. Boleh gunakan converter di sini.



Sebagai contoh, jika anda lahir pada 8 OCT 1990 maka the conversion result is (Gregorian to Hijri): Monday 19 Raby` al-awal 1411 A.H.

Kemudian convertkan semula tarikh tersebut ke kalendar masehi mengikut tahun hijrah tahun ini (2012) iaitu 1433 Hijrah. (Hijri to Gregorian) 

masukkan seperti :19 / Raby` al-awal / 1433


The conversion result is:  Saturday 11 February 2012 C.E.  hari lahir pada 08 Oktober 1990, tahun ni ia jatuh pada 11 febuari lak. Dan untuk tahun-tahun seterusnya pun sentiasa bertukar.

Contoh tahun mendatang, bagi
"19 Raby` al-awal 1411 A.H."
-Thursday 31 January 2013
-Monday 20 January 2014
-Saturday 10 January 2015


p/s: -Birthday kita untuk orang lain ingat, atau untuk kita sendiri ingat?

p/s lagi: -Tahukah yang umur anda dalam pengiraan tahun masehi tidak semestinya sama dengan usia anda sekiranya dikira mengikut tahun hijrah?

p/s sekali lagi: -contoh tarikh lahir tu, tuan empunya blog yang punya..hihi.disebabkan untuk tahun ni dah berlalu awal bulan februari..belum terlambat rasanya nak ucap buat diri "semoga umur yang dipanjangkan ini dipenuhi dengan bekalan-bekalan yang cukup untuk menemuiMU kelak ya RABB''

ku cuba balas bicaramu sahabat

¸.••••بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــمِ •••¸.

Aku tersentuh pada satu luahan kata seorang sahabat, katanya ''kau baca lah ini, aku tujukan buatmu''.
Seperti biasa aku begitu teruja acapkali diminta melakukan sesuatu apatah lagi jika ia ada kena mengena denganku, baris demi baris ayat itu ku baca...dan aku rasakan, luahannya kali ini berbeza bahkan cukup membuatkan ku terkedu untuk mendalami bait-bait ayat yang ingin disampaikannya.

''Teman..
adakah sudah terlambat
untukku menyedari kekurangan ini
hati ini pilu sekali 
bukan sebab aku dilema
kekurangan harta mahupun kerjaya yang tetap
sebab itu bukan keutamaanku
bukan juga sebab kekurangan kasih sayang
sebab aku bahagia memiliki keluarga dan sahabatku
tapi aku kekurangan ilmu agama :"(


Teman...
bukan sebab ibu-bapaku
tidak prnah mengajar
tapi di zaman kanak-kanakku
aku terleka dangan keasyikan dunia
teringat saat itu..
setelah bersungguh2 mengaji dari iqra
akhirnya ustazah membenarkan
aku untuk membaca Al-quran 
tapi tak tahu mana silapnya
aku berhenti mengaji
kini aku tidak lancar lagi untuk membacanya :(
aku sangat malu
bantulah aku teman
kekurangan ini menyeksaku
baru kini aku mencari seorang guru mengaji
semula 


Teman..
aku tidak mahu hidup dalam kepura-puraan lagi
kini aku berusaha
kegagalan semalam biarlah menjadi kenangan
dan pengajaran buatku
hidupku kini hanya kerana Allah s.w.t
aku bersyukur dengan hidayah dan hijrah ini
bantulah aku''


''Aku pernah mencintai dan dicintai,
Menerima dan menolak cinta manusia,
kenangan lalu cukup mengajarku
sehingga mula yakin dengan Ketentuan dari-Nya
Terlalu banyak contoh di sekelilingku
ia amat menjadi tauladan untukku''



Teman..
dalam hidup ini selain memiliki
kekuatan iman yang teguh dan keluarga yang bahagia
aku ingin memiliki seorang teman
iaitu kamu sahabat baikku
sungguh aku memaksudkannya
doaku sepanjang perjalanan hidup kita
akan di terangi cahaya keimanan
bantulah aku wahai temanku

Ku salin kembali kata-kata itu, Tapi aku tersentak cuma pada baris ayat yang berulang kali dia sampaikan 'Bantulah aku wahai temanku.'  'bantulah aku...' berderau rasanya darah yang mengalir dalam tubuhku, sehingga membuatkan aku keliru pada perasaanku. Bahagianya tapi aku rasa hendak menangis semahunya.

Sikap keterbukaan sebegini, membuatkan aku betapa mencintai pertalian ukhuwah antara kami. Aku akan mula berkata-kata padanya, dan aku akan sampaikan bicara ini padanya...aku akan..

'' Sahabatku, saat kita menemukan rasa bertuhan dalam diri..kita menjadi dan bertambah yakin yang DIA sebenarnya wujud untuk kita. Dari kosong semakin bertambah angka kepercayaan itu dan kita mula mengimani-NYA, dari tidak tahu kita teruskan cuba untuk tahu..kita berusaha memperbaiki amalan semata untuk meraih cinta-NYA. Namun kadang kala kita tidak sedar tergolek pada laluan yang penuh dengan hasutan-hasutan yang cuba mengikis keimanan...percayakah engkau, aku juga hampir rebah disini sahabatku.
Apa yang kau lihat pada diriku? penampilan seperti Alien kampungan dengan tudung dan pakaian besar-besar yang kalau ditiup angin bisa melayang dengan aku-akunya sendiri? Atau pergaulan yang begitu nampak selebriti sering menjauhkan diri dari kelompok adam.? Atau bicara yang bermadah mirip Ustazah-ustazah pilihan?

ketahuilah betapa lemahnya aku disini, tersepit bersama simpulanku sendiri, menunduk pada kata hati yang takut pada 'cakap-cakap' orang. 


Aku mahu jadi muslimah sejati yang sentiasa berpenampilan dengan busana yang menutup auratku. Tapi pernah terdetik rasa takut ''orang akan pandang serong, tak setuju, rasa pelik dan dituduh ketinggalan zaman''. 


Aku mahu menjarakkan pergaulanku dan menjaga batasku dengan golongan yang bukan mahramku, sehingga aku tidak jadikan mereka walau hanya sebagai rakan. Tapi terdetik juga rasa takutku jika dikatakan sebagai 'manusia ego dan sombong'' 


Aku bernasihat dan berbicara lebih keagaamaan, kerana dari situ juga caranya aku mendidik diri sendiri, tapi terdetik juga rasa takutku jika aku dikatakan ''acting macam ustazah yang bertazkirah siang malam tapi perangai sebenar macam setan, munafik, hipokrit''.


Alangkah jika diturutkan rasa hati sebegini, maka bertambah binasalah.... 


Alhamdulillah, tergadah kembali untuk bangkit mempertahankan kata hati yang pertama mengajak melakukan amalan kebaikan semata-mata mencapai redha Tuhan. Inilah kata hati yang sepatutnya kita hormati dan turuti, benarkan..sahabatku?
aku percaya iman seseorang manusia boleh berubah-ubah seperti pasang surutnya air dimuara. Andai  balasan kebaikan yang diharapkan dari tuhan, mengapa tidak kita berkorban dan berjuang untukNYA..
sedangkan kita percaya:
Hasutan-hasutan itu adalah ujian,
kehilangan, kesedihan merupakan ujian,
kesenangan dan kegembiraan itu juga adalah ujian,
dan ujian itu adalah tanda kasih dan sayangnya ALLAH SWT terhadap hambaNYA. Subhanallah.


Sahabat, engkau bertanya tentang waktu dan peluang? Insyaallah tidak ada istilah 'terlambat' untuk mempelajari ilmu selagi nafas masih berdetak dan selagi roh bersatu dengan jasad. Betapa Allah maha mencintaimu sahabat, dibisikkan hidayah kedalam jiwamu.. bertuahnya engkau, kini kau kembali mencari panduan, aku akan berjuang bersamamu...sama-sama kita pelajari ilmu untuk dipenuhi dalam ruang dada kita. Ilmu yang bisa membawa kita lebih dekat kepada pencipta kita. Allah maha besar.



Sahabatku, dalam perjanjian angka 25 yang pernah kita rancangkan dalam lipatan fail yang menjadi rahsia kita. Aku pernah tertanya-tanya mungkinkah aku akan memungkirinya?.. Tak mudah sebenarnya menongkah rasa yang wujud dalam jiwa dicipta indah dari sang Pencipta. Mungkin agak remeh kedengaran dan kita bakal diketawakan orang. Tapi aku sepertimu yang sentiasa belajar dari kesilapan dan pengalaman, dari kisah-kisah tauladan dan contoh segala yang berlaku disekeliling kita..Alhamdulillah, akal fikiran yang Allah hadiahkan cukup ternilai buat kita sebagai makhluk yang tahu membezakan mana baik dan mana yang buruk.


aku sering berpegang pada kata-kata ''tersungkur diperjalanan adalah lumrah, tapi jangan jadikan alasan untuk terus rebah''
engkau pasti faham maksudnya bukan?
ayuh kita sama-sama bangkit dari terus merebahkan diri pada fatamorgana dunia yang membuatkan kita lalai dari mengerjakan suruhanNYA..
Ayuhlah sahabat, jangan ditangguh peluang yang datang itu..kerana mungkin tiba saatnya kita tidak berkesempatan melakukannya lagi...




sekian lama aku melihat perubahanmu itu yang mengilhamkan aku untuk terus cekal berpaut pada tuntutan yang Esa..semoga diberiNYA kita kekuatan untuk terus tabah mengharungi ujian dan dugaan kehidupan. 
amin ya rabbal alamin






Rasulullah saw. Bersabda yang bermaksud “Bersegeralah kamu semua untuk melakukan amalan-amalan yang baik sebelum datang tujuh perkara: Adakah kamu semua menunggu sehingga menjadi fakir yang melalaikan diri kamu semua, atau pun kekayaan yang menjadikan diri kamu curang, atau sakit yang membawa kebinasaan tubuh badan, atau tua yang menjadi nyanyuk, atau mati dengan tiba-tiba, atau pun kedatangan pengaruh dajjal yang ianya adalah seburuk buruk makhluk yang tidak dapat dilihat yang memang dinanti-nanti kedatangannya, ataupun datangnya hari qiamat pada hal hari qiamat itu adalah hari yang paling dahsyat bencananya serta pahit pula penderitaannya” ( HR At-Tarmizi )



wallahualam, berpesan-pesan aku.. agar aku turut ingat pada pesanku sendiri



Jalan-jalan menuju ke syurga

¸.••••بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــمِ •••¸.


Menelusuri setiap karya yang dihormati, dari kisah-kisah dakwah yang menyentuh hati..
aku kembali dengan pengisian entry bersifat cerita untuk kita hayati pengajaran disebaliknya sekaligus mengambil iktibar untuk memperbaiki kelemahan diri.
Kali ini ku dendangkan kisah seorang imam dan anaknya:- sumber Nota FB Nur Hasanah. 


Pada setiap pagi Jumaat, sebelum menunaikan solat Jumaat, seorang Imam dan anaknya yang berumur 7 tahun akan berjalan menyusuri jalan di sebuah kota dan menyebarkan risalah bertajuk “Jalan-jalan Syurga” dan beberapa karya Islamik yang lain.

Pada satu pagi Jumaat yang indah, pada ketika Imam dan anaknya itu hendak keluar seperti biasa menghulurkan risalah-risalah Islam itu, hari itu menjadi amat dingin dan hujan mulai turun dengan lebatnya.

Anak kecil itu mula membetulkan jubahnya yang masih kering dan panas dan seraya berkata “Ayah! Saya sudah bersedia”
Ayahnya terkejut dan berkata “Bersedia untuk apa wahai anakku?”.

“Ayah bukankah ini masanya kita akan keluar menyampaikan risalah Allah”

“Anakku! Bukankah sejuk keadaan di luar tu dan hujan juga agak lebat”

“Ayah bukankah masih ada manusia yang akan masuk neraka walaupun ketika hujan turun”

Ayahnya menambah “Ayah tidak bersedia hendak keluar dalam keadaan cuaca sebegini”

Dengan merintih anaknya merayu “Benarkan saya pergi dulu wahai ayah?”

Ayahnya berasa agak ragu-ragu namun menyerahkan risalah-risalah itu kepada anaknya. “Pergilah nak dan berhati-hatilah. Allah bersama-sama kamu!”

“Terima kasih Ayah”sambil memeluk dan mencium pipi ayahnya.

Dengan wajah bersinar-sinar anaknya itu pergi meredah hujan dan susuk tubuh kecil itu hilang dalam kelebatan hujan waktu itu. Anak kecil itu pun menyerahkan risalah-risalah tersebut kepada sesiapa pun yang dijumpainya. Begitu juga dia akan mengetuk setiap rumah dan memberikan risalah itu kepada penghuninya. Setelah dua jam, hanya tinggal satu saja risalah “Jalan-jalan Syurga” ada pada tangannya. Dia berasakan tanggungjawabnya tidak akan selesai jika masih ada risalah di tangannya itu.

Dia berpusing-pusing ke sana dan ke mari mencari siapa yang akan diserahkan risalah terakhirnya itu namun dia gagal. Akhirnya dia ternampak satu rumah yang agak terperosok di jalan itu dan mula mengatur langkah menghampiri rumah tersebut. Apabila sampai sahaja di rumah itu, lantas memberi salam dan ditekannya loceng rumah tersebut. Dia tunggunya sebentar dan ditekan sekali lagi namun tiada jawapan.

Diketuk pula pintu lalu memberi salam, namun sekali lagi tiada jawapan. Bagai ada sesuatu yang memegang tubuhnya daripada pergi, mungkin rumah inilah harapannya agar risalah ini diserahkan. Dia mengambil keputusan menekan loceng sekali lagi.
Akhirnya pintu rumah itu dibuka. Berdiri di depan pintu adalah seorang lelaki dalam lingkungan 50an. Mukanya suram dan sedih.

“Nak, apa yang pakcik boleh bantu?”

Wajahnya bersinar-sinar seolah-olah malaikat yang turun dari langit.

“Pakcik, maaf saya mengganggu, saya hanya ingin menyatakan yang ALLAH amat sayangkan pakcik dan sentiasa memelihara pakcik. Saya datang ini hanya hendak menyerahkan risalah akhir ini dan pakcik adalah orang yang paling bertuah”.

Dia senyum dan tunduk wajahnya sebagai tanda hormat sebelum melangkah pergi.

“Terima kasih nak dan Tuhan akan melindungi kamu wahai anak” dalam nada yang lembut.

Minggu berikutnya sebelum waktu solat Jumaat bermula, seperti biasa Imam memberikan ceramahnya. Sebelum selesai dia bertanya “Ada sesiapa nak menyatakan sesuatu.”

Tiba-tiba sekujur tubuh bangun dengan perlahan dan berdiri. Dia adalah lelaki separuh umur itu. “Saya rasa tiada sesiapa dalam perhimpunan ini yang kenal saya. Saya tak pernah hadir ke majlis ilmu ini walaupun sekali. Untuk pengetahuan semua, sebelum Jumaat minggu lepas saya bukan seorang Muslim. Isteri saya meninggal beberapa tahun lepas dan meninggalkan saya keseorangan dalam dunia ini.”

Air mata mulai bergenang di kelopak matanya.

“Pada Jumaat minggu lepas saya mengambil keputusan untuk membunuh diri. Jadi saya ambil kerusi dan tali. Saya letakkan kerusi di atas tangga menghadap anak tangga menuruni. Saya ikat hujung tali di galang atas dan hujung satu lagi diketatkan di leher. Apabila sampai masa saat saya untuk terjun, tiba-tiba loceng rumah saya berbunyi terdengar panggilan salam yang amat merdu dari suara anak kecil. Saya tunggu sebentar, pada anggapan saya, siapa pun yang menekan itu akan pergi jika tidak dijawab. Kemudian ia berbunyi lagi beserta dengan salam. Kemudian saya mendengar ketukan dan loceng ditekan sekali lagi”.

“Saya bertanya sekali lagi. Belum pernah pun ada sesiapa pun yang menekan loceng ini setelah sekian lama. Lantas saya melonggarkan tali di leher dan terus pergi ke pintu”

“Seumur hidup saya belum pernah saya melihat anak kecil yang comel itu. Senyumannya benar-benar ikhlas dan suaranya seperti malaikat”.

“Pakcik, maaf saya mengganggu, saya hanya ingin menyatakan yang ALLAH amat sayangkan pakcik dan sentiasa memelihara pakcik” itulah kata-kata yang paling indah yang pernah saya dengar”.

“Saya melihatnya pergi kembali menyusuri hujan yang amat lebat. Saya kemudian menutup pintu dan terus membaca risalah itu setiap muka surat. Akhirnya kerusi dan tali yang hampir-hampir menyentap nyawa saya diletakkan semula ditempat asalnya. Saya tak perlukan itu lagi”.

“Lihatlah, sekarang saya sudah menjadi seorang muslim yang bahagia, yang menjadi hamba kepada Tuhan yang taat pada yang satu DIA adalah ALLAH. Di belakang risalah terdapat alamat ini dan itulah sebabnya saya di sini hari ini. Jika tidak disebabkan malaikat kecil yang datang pada hari itu tentunya roh saya ini akan tersesat berada selama-lamanya di dalam neraka”

Tiada satu pun anak mata di masjid waktu itu dalam keadaan kering. Ramai pula yang berteriak dan bertakbir ALLAHUAKBAR! Imam lantas turun dengan pantas dari mimbar lantas terus memeluk anaknya yang berada di kaki mimbar dan menangis sesungguh-sungguh hatinya. Jumaat ini adalah Jumaat yang paling indah dalam hidupnya.



Tiada anugerah yang amat besar dari apa yang dia ada pada hari ini. Iaitu anugerah yang sekarang berada di dalam pelukannya. Seorang anak yang seumpama malaikat. Biarkanlah air mata itu menitis. Air mata itu anugerah ALLAH kepada makhlukNya yang penyayang.

wasalam,,

Menangis kerana kecantikan

¸.•❤••بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــمِ ••❤•¸.




Fitrahnya manusia suka kepada kecantikan, tetapi ia menjadi fitnah kerana kecantikan itu membawa banyak kemudaratan. yang memandang, yang terpandang dan yang dipandang kecantikannya. 
hati yang memandang bergolak jiwanya, 
yang terpandang goyah imannya, 
yang dipandang merasa bangga, lantas lemas dalam Fatamorgana dunia.... wallahualam,
Tapi...sebelum tu aku mau share sebuah kisah yang kalau anda masih ingat atau tidak kisah Hasan Al-Basri ini.

HASAN AL-BASRI pada zaman mudanya seorang yang berwajah tampan, apatah lagi ketika memakai pakaian yang mahal & berstandard. Beliau sering berjalan-jalan sekeliling kampung di kota Basrah kerana sukakan keindahan, lagipun ramai penduduk yang tinggal di kota itu.
Pada suatu hari ketika Hasan berjalan, beliau ternampak seorang wanita cantik. Melihat wanita cantik itu, Hasan berjalan mengikutinya. 

Wanita itu menoleh, sambil berkata kepadanya: "Apakah engkau tidak malu?" 

Jawab Hasan: "Malu pada siapa?" 

Wanita itu berkata: "Malu kepada Zat Yang Maha Mengetahui, mata yang khianat dan apa-apa yang terlintas di dalam hati."

Tertanam rasa cinta di dalam hati Hasan terhadap wanita itu sehingga tidak sabar dan tidak boleh menguasai nafsunya. Akhirnya ia terus mengikuti di belakang wanita itu. 

Wanita itu berkata lagi kepadanya: "Mengapa engkau mengikuti aku?" 

Jawab Hasan: "Sungguh, aku terpesona dengan pandangan matamu itu." 

Wanita itu berkata: "Tunggulah di sini, nanti akan aku kirim apa yang engkau kehendaki." 

Hasan beranggapan wanita itu menaruh cinta kepadanya, sebagaimana dia jatuh cinta kepada wanita itu. Beliau pun menunggu di tempat itu.
Tidak beberapa lama kemudian, datanglah seorang pelayan wanita itu kepadanya membawa bekas bertutup sehelai sapu tangan. Ketika Hasan membuka tutup bekas itu, ternyata dua mata wanita itu ada di dalamnya. 

Melihat hal sedemikian, maka pelayan tersebut berkata: "Sungguh tuan puteri berkata: "Aku tidak ingin mata yang memuatkan fitnah dan mempesonakan orang." 

Sebaik Hasan mendengar kenyataan ucapan daripada pelayan wanita itu, dia gementar dan berdiri bulu romanya, lalu memegang janggutnya dan berkata kepada dirinya: "Celaka engkau, sebab sudah berjanggut mengapa tidak malu terhadap wanita cantik itu." Dia pun menyesal dan bertaubat pada saat itu sebelum pulang ke rumahnya dan menangis semalaman.

Keesokan paginya, Hasan ke rumah wanita itu untuk meminta maaf atas segala kesalahannya. Sebaik tiba di rumah wanita berkenaan, rumahnya tertutup dan mendengar suara tangisan wanita dari dalam rumah itu. Akhirnya, beliau pun bertanya apa yang berlaku. Dikatakan bahawa pemilik rumah itu telah meninggal dunia. Hasan kembali ke rumahnya dan menangis selama tiga hari. Pada malam ketiga, dia bermimpi melihat wanita cantik itu sedang berada di dalam syurga. 

Hasan berkata kepada wanita itu dalam mimpiya: "Hai wanita yang cantik, maafkan olehmu semua kesalahanku." 

Jawab wanita itu: "Sungguh, semua sudah kumaafkan kerana aku memperoleh kebaikan daripada Allah sebab engkau."
Hasan berkata: "Berikanlah kepadaku akan nasihatmu." 

"Kalau engkau sendirian, berzikirlah atau ingatlah kepada Allah. Dan pada setiap pagi mahupun petang, beristighfar memohon ampun kepada Allah serta bertaubat kepadaNya," kata wanita berkenaan. 

Mendengar nasihat daripada wanita itu, Hasan menerima dan melaksanakan nasihat tersebut sehingga dia menjadi seorang Sufi yang masyhur di kalangan masyarakat dengan sifat zuhud dan taatnya kepada Allah SWT. Akhirnya, dia pun memperoleh darjat yang tinggi dan mulia serta menjadi seorang wali dan kekasih Allah SWT.


''Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita solehah" (HR Muslim) 
Hadis ini begitu mashur di kalangan kita semua. Namun, dunia hari ini sangat mengecewakan kerana perhiasan dunia ini sudah kian berkurang. 
Hadis Abu Hurairah r.a: 
Nabi s.a.w telah bersabda: Kahwinilah perempuan itu kerana empat perkara: Kerana harta benda, keturunan, kecantikan, dan agama. Tetapi utamakanlah wanita yang taat kepada agama, pasti kamu akan bahagia (Muslim)

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Namun sebahagian kecantikan wanita hari ini kebanyakkannya diperhiasi oleh fitnah-fitnah yang menjadi perhisan dirinya. Persoalannya, wanita hari ini cantik kerana fitnah atau fitrah? nauzubillahiminzaliq..
peliharalah kami dari Fitnah dunia...

aku tidak mahu menjadi fitnah T_T hanya kerana aku juga seorang wanita.



.

Juara Adik-adikku Musim ke-3_Nurussyahamah taqiah


✿¸.•❤••❤•بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــمِ •❤••❤•✿¸. 


Mencecah rating 4 Juta penonton semasa siaran langsung pentas akhir yang berlangsung Semalam, program realiti berunsur dakwah ini akhirnya menutup tirai setelah kemenangan diperolehi oleh adik Nurussyahmah Taqiah.
Naib juara pula dimenangi oleh adik Nurkhairah Afiqah Metamit (satu-satunya wakil dari negara Brunei Darussalam) manakala tempat ketiga menjadi milik adik Muhammad Iqbal Zahin bin Mustafa Kamal.


1. adik Shahamah

2. adik Afiqah

3. adik Iqbal Zahin

Berbekal kemerduan suara dan petah berbicara Adik Nurussyamah, membawanya  pulang dengan hadiah wang tunai berjumlah RM 10,000 beserta hadiah iringan, trofi dan sijil. Anak kelahiran Negeri Terengganu yang bersekolah di SMKA Wataniah ini juga telah mengejutkan dan mempersonakan penonton dengan tarannumnya sekaligus menjadi juara perempuan pertama program Adik-adikku.

Peserta yang lain juga mempunyai kelebihan tersendiri seperti adik Afiqah yang mencuit hati penonton dengan gelagatnya, persembahan bertenaga dari adik Iqbal, Keyakinan adik Raja membuat persembahan dan si kecil yang menyentuh hati penonton iaitu adik Rafi sehinggakan Murabbinya turut menitiskan airmata. subhanallah..


Tahniah kepada semua peserta Adik-adikku, sesungguhnya mereka adalah Pendaie Kecil yang Berbakat Besar.

Tahniah juga kepada Jabatan Kemajuan Islam Malaysia (JAKIM) dan Radio Televisyen Malaysia (RTM). kerana dapat mencungkil bakat adik-adik kecil ini sekaligus menghasilkan rancangan hiburan Islam dan Ilmiah yang baik untuk tatapan keluarga dan masyarakat.



Rahsia disebalik Kaabah

✿¸.•❤••❤•بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــمِ •❤••❤•✿¸.

 Perkongsian sumber dari  http://cetusanhati.com dan rakan blog lain.




Apa kelebihan Ka’bah dari aspek sains fizik dan spiritual serta gelombang yang bergetar di sekeliling Ka’aba jika melakukan tawaf mengikut arah lawan jam sebanyak 7 kali ?
Mungkin sebahagian daripada pembaca blog buaya-Merah sudah pun menyedari akan kelebihan ‘ arah lawanjam’ ini.Mari kita renungi bersama kelebihan Kaa’bah ini.

Allah S.W.T. telah berfirman: Maksudnya: Dan (ingatlah), ketika Kami menjadikan rumah itu (Baitullah) tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman. Dan jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim (tempat berdiri Nabi Ibrahim ketika membina Ka’bah) sebagai tempat solat. Dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail:
“Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang tawaf, iktikaf, rukuk dan sujud”. (Surah al-Baqarah: Ayat 125).

Kenapa Kaa’bah berbentuk empat segi? Bentuk Kaa’bah empat segi kerana menunjukkan struktur Islam itu sendiri dan gelombang otak juga mempunyai empat jenis iaitu “beta”, “alpha”, “theta” dan “delta”.

Kenapa Kaa’bah ditutupi kelambu berwarna hitam? Ini menunjukkan manusia dipenuhi dengan hawa nafsu. Islam sahaja yang boleh mengawal hawa nafsu tersebut seperti sedikit warna emas yang terdapat pada kelambu Kaa’bah itu.

Kenapa putaran tawaf di Kaa’bah berdasarkan arah lawan jam? Jika dilihat dari satelit, Kaa’bah berada di pusat bumi. Putaran tawaf berdasarkan arah lawan jam kerana ia tertakluk kepada hukum tangan kanan. Kalau seseorang itu bertawaf dengan betul, tenaganya akan meningkat pada gelombang ini dan orang yang sakit pun boleh sembuh.Seperti kisah-kisah yang kita selalu dengar apabila adanya tetamu Allah yang agak uzur atau berpenyakit namun apabila sampainya di Tanah Suci menjadi sihat.

Kenapa solat menghadap Kaa’bah (kiblat)? Solat menghadap kiblat juga seperti bertawaf di Kaa’bah. Ini jika dibuat pengiraan dari sudut ketika rukuk, sujud dan sebagainya dalam perlakuan solat.Cuba kita fikirkan kebaikan ketika bersujud yang dijelaskan dapat menghilangkan stress.

Kenapa Kaa’bah di Masjid al-Haram dipanggil Baitullah? Baitullah ialah rumah Allah. Semakin rendah gelombang maka semakin kuat tenaga seseorang itu. Doa’ makbul di Kaa’bah kerana kesedaran bertuhan iaitu semakin kuat tenaga seseorang itu menunjukkan dia semakin mencintai Allah.

Rumusannya ialah kita mesti menghayati ibadat sama ada ketika bertawaf di Kaa’bah atau ketika solat di negara sendiri. Bagi menyelaraskan gelombang Kaa’bah dan gelombang kita ketika solat, lakukan solat dengan tenang.Insya Allah kita akan jadi lebih sihat.


~aku melihat betapa beruntungnya umat islam yang menjadi tetamu Allah ke Tanah Suci ini.. akan kah tiba juga langkah ini kesana...? perkenankan ya Allah..amin ya Rabbal alamin




assalamualaikum,,duhai hati yang bergembira

Alhamdulillah, hari ini masih mampu mengukir senyum bahagia. Hati berkobar riang dengan satu perjalanan jauh yang bakal kulalui sebentar nanti. yeahhh..balik kampung :) :).. Insyaallah, doakan perjalanan ini.

pada yang tengah bersedih tu apapun yang dialami cekalkan hati. Allah sentiasa bersamamu, DIA ada disana merindui rintihan kita. La Tahzan! merenunglah dan bersyukurlah, yang lalu biarkanlah berlalu, hari ini adalah milik anda, masa depan akan datang dengan sendirinya. Allah akan menggantikan sesuatu yang hilang atau pergi itu dengan lebih baik.

hehe-macam pernah dengar ja ayat ni kan..?  mestilah, antara topik yang dimuatkan dalam buku Dr. Aidh al Qarni iaitu 'La tahzan'-jangan bersedih.
tak tau?...hm, rugi tau tak baca. wah! sempat promote..

apapun, perjuangan belum selesai. Dunia terlalu indah untuk ditangisi.


TERSUNGKUR DI PERJALANAN ADALAH LUMRAH
TETAPI
JANGAN JADIKAN ALASAN UNTUK TERUS REBAH


p/s : PERNAH rasa nak cari ibrah dalam kartun Tom & jerry tak. kenapa aku rasa kasihan dengan si kucing Tom tu?? isk isk...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...